Account Webmail adalah target utama hacker/cracker/phiser

January 2, 2009

Account Webmail adalah target utama hacker/cracker/phiser, bisa dikatakan account webmail adalah harta karun yang harus kita jaga baik-baik, jangan sampai orang lain tahu.

Kerahasiaan informasi webmail kadangkala lebih penting daripada account bank
online kita.

Jika webmail kita dihack, semua informasi penting termasuk login bank, administrasi situs, dan semua website yang berhubungan dengan webmail kita (yang menggunakan sistem kirim password ke email jika kita lupa) bisa-bisa dibobol juga.

Bahkan di dalam sebuah wawancara, seorang phisher mengaku bisa memperoleh ribuan dolar setiap harinya dengan membobol email account dan mengumpulkan informasi finansial yang berharga di dalamnya [ http://find.pcworld.com/57837].

Masalahnya adalah kita tidak pernah tahu jika account webmail kita pernah dibobol atau tidak, kecuali jika kita sudah tidak bisa login memakai informasi password yang kita tentukan, yang berarti telah ada hacker yang masuk ke webmail kita dan merubah password webmail tersebut. Dan bisa saja sang hacker setelah membaca email kita kemudian menandainya sebagai belum terbaca (unread), yang kita tidak akan pernah sadar jika email tersebut telah dibaca orang.

Untuk mendeteksi kemungkinan dibobolnya email kita, bisa dengan menyelipkan script dari situs hit counter ke dalam email sehingga jika ada yang membukanya otomatis hit counter akan bertambah, seperti dibahas di http://www.stuff.web.id/2007/08/tips-berburu-maling.html.

Read the rest of this entry »


Inti Langkah Instalasi & Setting Linux Mandrake 8.0

November 17, 2008

Tulisan ini berusaha mendokumentasikan beberapa inti langkah yang perlu di perhatikan dalam menginstalasi & setting Linux Mandrake 8.0. Mengapa Linux Mandrake 8.0? karena Mandrake 8.0 ternyata paling mudah dioperasikan dibandingkan distribusi Linux lainnya & dapat membuat orang tergila-gila Linux.

Tujuan Tulisan

  • Dibuat hanya point utama aja, agar mudah bagi orang untuk mengingat. Jadi memang bukan    berupa tulisan panjang lebar.
  • Dapat digunakan untuk materi training Linux, mulai dari beginner s/d advanced.

Kebutuhan Alat / Material

  • CD 1 Linux Mandrake (minimal)

  • CD 2 Linux Mandrake (kalau ada lebih baik, bisa experimen lebih banyak)

  • PC sebaiknya Pentium II 100Mhz ke atas.
  • Memory sebaiknya 64Mbyte, bisa dipaksa di 32Mbyte tapi anda akan cukup sengsara.
  • Harddisk minimal sekitar 2Gbyte (kalau hanya Linux), kalau ingin dual boot Linux & Windowz sebaiknya minimal sekitar 3Gbyte.

Pra-Instalasi Linux Mandrake

Tujuan:

  • Boot dari CDROM.

Langkah:

  • Siapkan BIOS agar booting dari CDROM.
  • Jika BIOS di password, buat boot disk dari CD 1 Linux Mandrake. Gunakan /dosutils/rawrite.exe & write ke disket file /images/cdrom.img. Boot komputer menggunakan boot disket tsb.

Tujuan:

  • Kosongkan partisi atau sisakan partisi untuk Linux (dengan filesystem ext2).

Langkah:

  • Jika ingin semua harddisk untuk Linux. Biarkan harddisk apa adanya, kita akan mempartisi dari Linux.
  • Jika anda ingin dualboot. Gunakan fdisk, partisi Windows secukupnya, kosongkan partisi untuk Linux, jangan di partisi sama sekali oleh fdisk. Install Windows selengkapnya sebelum install Linux.
  • Jika anda ingin dualboot, tapi semua partisi sudah terisi Windows. Resize partisi menggunakan Partition Magic, sebelum install Linux.

Instalasi Linux Mandrake 8.0

Tujuan:

  • Install Linux ke harddisk.

Langkah:

  • Boot PC dengan CD 1 Mandrake di drive.
  • Hampir semua pilihan tinggal di OK-kan.
  • Kesalahan fatal yang sering dilakukan adalah men-set password root & melupakan password root tadi kekekekekek …..
  • Pilih Instalasi Expert (supaya banyak software tambahan yang di install).
  • Partisi minimal sekali / 1.5Gbyte, swap 64Mbyte, sisanya untuk /home. Jika anda ingin menyelamatan data-data, ada baiknya dibuat partisi /var.
  • Pilih software package yang sesuai selera. Pada saat pemilihan paket, jangan lupa install Gnomba (untuk network neighbourhood).
  • Setting Network – biasanya minimal sekali dial-up networking (kalau PC anda stand alone).
  • Setting Video – paling aman memilih monitor: Non-interlaced SVGA, 1024×768 at 60Hz, 800×600 at 72Hz kalau anda tidak yakin tentang monitor anda.

Trik dan Tips Windows

November 13, 2008

Berikut trik-trik untuk mempercepat Windows XP, efektifitas trik-trik ini mungkin berbeda2, tip-tip berikut mungkin bisa membuat komputer anda tidak stabil. maka. PROCEED WITH CAUTION. Juga jangan lupa lakukan backup registry sebelum tweaking.

1. Mendisable Service Windows yg tidak diperlukan.
Karena windows ditujukan untuk berbagai user dan tugas, maka windows membuat service yg sebenarnya tidak tidak
terlalu diperlukan. Service2 berikut ini seringkali memakan resouce yg tidak sedikit, dengan mendisable (me-non-aktifkan)
maka komputer kita bisa mendapatkan sedikit boost karenanya.
- Alerter
- Clipbook
- Computer Browser
- Distributed Link Tracking Client
- Fast User Switching
- Help and Support – (Jika anda mengunakan windows help, maka langkah ini diskip aja)
- Human Interface Access Devices
- Indexing Service
- IPSEC Services
- Messenger
- Netmeeting Remote Desktop Sharing
- Portable Media Serial Number
- Remote Desktop Help Session Manager
- Remote Procedure Call Locator
- Remote Registry
- Remote Registry Service
- Secondary Logon
- Routing & Remote Access
- Server
- Telnet
- TCP/IP NetBIOS Helper
- Upload Manager
- Universal Plug and Play Device Host
- Wireless Zero Configuration -(Jangan didisable jika anda mengunakan Wireless)
- Workstation
Cara mendisable service diatas:
- Klik start>Run>ketik “services.msc”
- Dobel klik service yg hendak diubah
- Ubah startup type menjadi ‘Disable”2. Matikan System restore
System restore bisa bermanfaat jika komputer bermasalah, akan tetapi semua restore point yg disimpan bisa memakan ruangan yg cukup besar di harddisk. System restore membebani karena selalu memonitor sistem, dengan mendisable system restore maka sebagian resorce bisa dialokasikan untuk hal yg lain.Buka Control Panel
- Klik Performance and Maintenance
- Klik System
- Klik System Restore tab
- Klik ‘Turn off System Restore on All Drives’
- Klik ‘Ok’

3. Defrag Pagefile
Keeping your pagefile defragmented can provide a major performance boost. One of the best ways of doing this is to creat a separate partition on your hard drive just for your page file, so that it doesn’t get impactedby normal disk usage. Another way of keeping your pagefile defragmented is to run PageDefrag. This cool little app can be used to defrag your pagefile, and can also be set to defrag the pagefile everytime your PC starts. To install:
- Download and Run PageDefrag,
- kasih centang pada “Defrag at next Reboot”,
- Klik OK
- Reboot

4. Mempercepat akses Folder – dengan mendisable Last Access Update.
Jika anda memiliki banyak folder dan subdirectories, maka akses ke Direktory2 Windows XP terasa sangat berat dan
seringkali cuman membuang waktu. Dengan mengupdate time stamp di registry, yaitu last access update untuk semua sub directory. Proceed with caution: Langkah berikut bukan untuk N00bie
1. Start>Run>regedit
2. “HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Contr ol\FileSystem”
3. Klik kanan di bagian yg kan (cari area yg kosong), lalu pilih ‘DWORD Value’
4. Bikin DWORD Value dengan nama ‘NtfsDisableLastAccessUpdate’
5. Klik kanan pada value baru terus pilih ‘Modify’
6. Ubah data menjadi ‘1′
7. Klik ‘OK’

5. Me-non-aktifkan Microsoft System Sounds
Secara default MS sound systems membuat komputer berbunyi/bersuara ketika booting awal, shutdown, error, dll.
Skenario suara windows jelas2 membuat komputer lebih lambat (terutama dalam waktu shutdown dan booting awal),
untuk me-non-aktifkan silahkan ikuti langkah berikut:
1. Buka Control Panel
2. Klik Sounds and Audio Devices
3. Klik tab Sounds
4. Pilih “No Sounds” dari Sound Scheme
5. Klik “No”
7. Klik “Apply”
8. Klik “OK”

6. Mempercepat waktu Boot
Fitur yg lumayan asik dari Windows XP adalah kemampuan untuk mendefrag ketika ada dalam proses booting. Boot
Defrag pada prinsip menata file2 yg relevan dengan booting secara berurutan. Secara default fitur ini telah diaktifkan
pada beberapa Build Windows, tapi beberapa build windows tidak, ada baiknya kalo kita cross check terhadap fiotur yg
satu ini.
1. Start Menu>Run
2. Regedit
3. HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Dfrg\BootOpt imizeFunction
4. Cari “Enable” dibagian kanan regedit
5. Klik “Modify”
6. Pilih “Y to enable”
7. Reboot
Tambahan:
Bootvis juga bisa dicoba, untuk memangkas waktu boot dengan manufer yg manis.

7. Mempercepat Performa Swapfile
Jika anda memiliki ram lebih besar dari 256MB bisa dibilang tweaking yg ini akan membuat sistem anda berjalan lebih
cepat. Tweaking ini pada dasarnya PC kita mengunakan setiap byte dari memori fisik yg terpasang di komputer kita,
SEBELUM mengunakan swap file.
1. Start>Run
2. “msconfig.exe”>ok
3. Klik tab System.ini
4. Klik tanda plus pada tab 386enh
5. Klik kotak new kemudian ketik “ConservativeSwapfileUsage=1″
6. Klik OK
7. Restart

8. Mempercepat Loading Windows Menu
Tweak ini adalah tweaking fav saya, karena akan komputer kita terasa lebih cepat. Tweaking ini membuang waktu delay
ketika kita mengklik menu dan windows XP menampakkan Menu.
1. Start>Run
2. Regedit>Ok
3. “HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop\”
4. Pilih/Sorot “MenuShowDelay”
5. Klik kanan dan pilih “Modify’
6. Ketik angka “100″ (aslinya 400)
Angka 50-150 adalah kisaran yg baik, bisa disesuaikan dengan Mood anda

9. Mempercepat Loading Program.
Tweaking ini bisa berjalan untuk sebagian besar program. Jika program tidak mau loading seperti yg diharapkan,
silahkan aja dikembalikan ke setting semula.
1. Klik kanan pada icon/shortcut yg berkaitan dengan program.
2. properties
bikiEn.cOm
http://www.bikien.com Powered by Joomla! Generated: 2 July, 2008, 00:38
3. Pada kotak ‘target’, tambahkan ‘ /prefetch:1′ diakhir kalimat.
4. Klik “Ok”
gampang kan, Program akan loading lebih cepat.

10. Mempercepat Shutdown Windows XP.
Tweaking ini mengurangi waktu tunggu secara otomatis ketika windows sudah menerima instruksi untuk shutdown.
1. Start>Run
2. ‘Regedit’>OK
3. ‘HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop\’
4. Sorot ‘WaitToKillAppTimeout’
5. Klik kanan dan pilih modify
6. Ubah value menjadi ‘1000′ (aslinya 20000)
7. Klik ‘OK’
8. Sorot ‘HungAppTimeout’
9. Klik kanan dan pilih modify
10. Ubah value menjadi ‘1000′
11. Klik ‘OK’
12. ‘HKEY_USERS\.DEFAULT\Control Panel\Desktop’ sorot WaitToKillAppTimeout’
13. Klik kanan dan pilih modify
15. Ubah value ke ‘1000′ (aslinya 20000)
16. Klik ‘OK’
17. ‘HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Contr ol\’ sorot ‘WaitToKillServiceTimeout’
19. Klik kanan dan pilih modify
20. Ubah value menjadi ‘1000′
21. Klik ‘OK’


5 Kiat Membentengi Ponsel dari Hantaman Virus

November 11, 2008

1. Pastikan Bluetooth dalam Kondisi Hidden Mode

Jika ponsel Anda dilengkapi Bluetooth, pastikan fitur ini berada dalam kondisi hidden mode atau invisible untuk mencegah perangkat Bluetooth orang lain mendeteksi perangkat Anda kecuali memang Anda menghendakinya. Selain itu, matikan Bluetooth jika tidak terpakai. Langkah ini akan cukup melindungi ponsel dari serangan virus yang menyebar melalui Bluetooth.

2. Hati-hati Saat Menerima Kiriman Asing

Ketika menerima aplikasi yang dikirim via Bluetooth atau membuka attachment MMS, berhati-hatilah dari kemungkinan adanya program jahat. Pastikan kiriman itu berasal dari sumber terpercaya. Bahkan jikalaupun kiriman itu berasal dari teman, lebih baik Anda tak membukanya dan menghapusnya jika terdapat konten yang tidak familiar.

3. Download dari Sumber Terpercaya

Pastikan juga selalu men-download konten dari sumber resmi yang terpercaya sehingga ancaman virus bisa tereliminir. Namun hati-hatilah karena bisa jadi kaum kriminal mampu mengkreasi sumber download yang kelihatan terpercaya meskipun sejatinya adalah gudang virus.

4. Pakai Anti Virus

Beberapa software khusus telah ditawarkan untuk menjaga ponsel Anda dari ancaman virus. Pakailah jika Anda merasa memerlukannya.

5. Hubungi Produsen Ponsel Anda

Jika Anda menduga ponsel Anda telah terinfeksi virus, segera kontak produsen ponsel Anda untuk mengambil langkah yang tepat dalam menghindari kerusakan.

sumber: www.detikinet.com


Bagaimana SQL Injections Menembus Server

November 11, 2008

Contoh kasus sederhana. Dulu jaman pertama kalinya bugs VP-ASP (Software Management untuk pembayaran online), Anda mungkin mengetahui tentang penggunaan karakter single quote (‘) dengan penambahan OR (logical operator) dan tanda sama dengan (=) di antara single quote tersebut.

Login: ‘ OR ‘’=’

Password: ‘ OR ‘’=’

Sedikit menganalisa, misal ketika input box untuk login dan password di isi seperti dalam contoh di atas apa yang akan terjadi jika script yang memproses input tersebut seperti di bawah ini.

var sql = “select * from users where username = ‘” + username + “‘ and password = ‘” + password + “‘”;

Untuk beberapa site yang tidak menerapkan sistem validasi input yang secure akan mengakibatkan seorang user bisa masuk baik sebagai admin atau user biasa tanpa membutuhkan login dan password yang sebenarnya. Mengapa? Karena ketika input itu di proses di sistem yang terjadi operasi tersebut di anggap valid.

var sql = “select * from users where username = ‘’ OR ‘’=’’ and password = ‘’ OR ‘’=’’;

Nah tamatlah sudah riwayatmu kini hehe…hehe..Oke mungkin contoh di atas masih di anggap sangat sederhana, sekarang kalau misalnya saya melakukan action yang lebih ekstrim dari itu?

Username: ‘; drop table users–

Password:

Apa yang akan terjadi? Saya yakin Anda juga tahu bahwa command tersebut akan menghapus seluruh data di tabel users, coba kita analisa lagi.

var sql = “select * from users where username = ‘’; drop table users.

Nah apa yang akan Anda perbuat jika yang terjadi adalah seperti command di atas ini? Di sini karakter titik koma (;) menutup command pertama dan kemudian command drop menjadi command berikutnya yang akan di eksekusi oleh sistem dan selanjutnya karakter double minus (–) menutup command-command berikutnya untuk tidak di eksekusi. Yahh klo sudah begini tamatlah sudah data Anda. Paling banter Anda akan di pecat dari perusahaan dan di maki-maki bos Anda karena tidak becus bekerja.

SQL Injections tidak hanya bereaksi di dalam input box saja, dalam sebuah URL pun bisa di aplikasikan. Ini tergantung kemahiran Anda dalam melihat celah dari ketidak-secure-an site tersebut. Tentu di perlukan juga pengetahuan tentang command SQL dan beberapa eksperimen kecil untuk meriching kode di antara variabel-variabel yang ada di site tersebut.

Jadi di mana letak kesalahannya?

Dalam hal ini Microsoft sangat merespon tragedi SQL Injection, bahkan mereka sudah membuat patch-nya. Tapi sekali lagi ini tidak hanya masalah patching saja tapi juga di tuntut kehati-hatian Anda dalam merancang isi web itu sendiri. Solusinya yaa buatlah beberapa fungsi validasi input yang mampu mematikan command-command abnormal yang bisa mempengaruhi atau membuat server bereaksi.

Hanya seperti itu saja? He..hehe… pertanyaan yang sangat menohok tapi nggak papa lah.

Jika Anda mendapatkan bugs ini pada NT server maka beruntunglah Anda karena akses di luar database pun sanggup di lakukan. Seperti apa? Seperti command shell, registry, dan messaging product. Yaa sedikit tentang pengetahuan tentang sistem menjadi mutlak untuk perlu di ketahui agar Anda bisa mendapatkan akses granted administator tentu dengan dukungan kreatifitas dan mungkin jika perlu dukungan kemampuan programming yang Anda kuasai. Coba lihat beberapa command sistem yang bisa Anda manfaatkan untuk mendapatkan akses lebih banyak di server target (NT).

xp_cmdshell, xp_startmail, xp_sendmail, sp_makewebtask

xp_regaddmultistring, xp_regdeletekey, xp_regdeletevalue, xp_regenumkeys, xp_regenumvalues, xp_regread

xp_regremovemultistring, xp_regwrite

xp_availablemedia, xp_dirtree, xp_enumdsn, xp_loginconfig

xp_makecab, xp_ntsec_enumdomains

xp_terminate_process