Buku Linux Gratisan

November 17, 2008

Informasi tentang berbagai teknik jaringan Internet merupakan komoditas yang sangat langka bagi sebagian besar masyarakat IT di Indonesia. Memang harus di akui bahwa pada hari ini karena akses ke Internet masih sangat sulit terutama di daerah, maka buku cetak maupun majalah masih merupakan alternatif solusi yang paling baik untuk penetrasi informasi & pengetahuan ke berbagai daerah. Karena ternyata informasi / pengetahuan yang berharga sekitar Rp. 12-15 ribu / buku ternyata masih di rasakan murah & cukup wajar lah bagi sebagian besar masyarakat Indonesia.

Akan tetapi bagi kita yang memiliki akses Internet, maka sebetulnya sebagian besar ilmu & pengetahuan tentang jaringan Internet dapat diperoleh secara cuma-cuma. Alhamdullillah, pada saat ini banyak rekan-rekan Open Source yang menyebarkan ilmu-nya secara gratis (cuma-cuma) di Internet. Sebagian dari buku tersebut dapat diperoleh juga di toko buku karena sebagian besar penulis Open Source tersebut juga meminta kepada penerbit untuk menerbitkannya dalam bentuk buku cetak untuk menembus masyarakat yang tidak memiliki akses yang terlalu baik ke Internet.

Umumnya buku-buku Open Source ini di tujukan untuk sistem operasi Linux. Format yang digunakan umumnya PDF yang bisa dibaca menggunakan Acrobat Reader yang bisa di ambil gratis di Internet juga. Linux sendiri adalah sistem operasi Open Source yang bisa di ambil gratisan di Internet. Kalaupun memperoleh copy-nya di Mangga Dua / di toko komputer biasanya membutuhkan biaya sekitar Rp. 20-30.000 / CD. Tidak ada pelanggaran hak cipta sama sekali untuk mengcopykan Linux sebanyak-banyaknya tanpa perlu takut di penjara.

Bagi rekan-rekan yang memiliki akses ke Internet akan membutuhkan waktu minimal sekitar 2-3 jam untuk mengambil buku-buku yang paling penting untuk mengerti tentang Linux ini. Ada beberapa tempat yang dapat saya usulkan untuk mengambil buku-buku tersebut. Tempat yang mungkin perlu di lihat paling awal adalah:

http://pandu.dhs.org

http://pandu.dhs.org/Buku-Online

http://www.linux.or.id

Terutama team PANDU yang di motori oleh I Made Wiryana harus di akui merupakan motor utama pergerakan Linux di Indonesia. Beberapa buku Linux termasuk tutorial Linux-nya yang sangat membantu dapat di ambil secara cuma-cuma tanpa melanggar HAKI. Buku-buku yang sifat tutorial sebagian merupakan bagian dari aktifitas Open Source Campus Agreement (OSCA) untuk membuka wawasan siswa / mahasiswa Indonesia akan Linux, seperti:

  • Tutorial Pelatihan Administrasi Jaringan Linux oleh Andi, Afri & Wisesa.
  • Tutorial Pelatihan Administrasi Sistem Linux oleh Andi, Afri & Wisesa.
  • Tutorial Pelatihan Linux Dasar oleh Andi, Afri & Wisesa.
  • SQL dengan Postgress oleh Owo Sugiana.
  • GnuPlot untuk Orang Lugu oleh Abe Susanto & Wayan Wardana.
  • Dan masih banyak lagi.

Bagi pembaca yang masih penasaran, saya sangat sarankan untuk memasuki situs Web dari berbagai aktifitas mendokumentasikan Linux, seperti

Beberapa buku menarik yang bisa di download secara utuh dari Internet, antara lain adalah:

  • Linux From Scratch oleh Gerard Beekmans
  • Linux Installation Strategies oleh Tobby Banerjee (bagi yang ingin memasang Linux & Windows pada komputer yang sama).
  • Linux Kernel Internals oleh Tigran Aivazian
  • Securing and Optimizing Linux: RedHat Edition oleh Gerhard Mourani.
  • The Linux Network Administrator’s Guide: Second Edition oleh Olaf Kirch & Terry Dawson (sekitar 500+ halaman)
  • Linux Administrator’s Security Guide oleh Kurt Seifried.
  • Linux Sistem Administration Made Easy oleh Steven Framton.
  • The Linux System Administrator’s Guide oleh Lars Wirzenius & Joanna Oja
  • Dan masih banyak sekali lainnya.

Rata-rata setiap buku lebih dari 200-an halaman & semua menjelaskan berbagai hal secara detail tentang Linux. Memang membutuhkan waktu lumayan untuk mengambil buku-buku ini, tapi dengan ketelatenan – kita bisa mengambil beberapa buku yang penting dalam waktu 2-3 jam-an. Sebaiknya pengambilan buku dilakukan pada pukul 4-6 pagi pada waktu seluruh Intenet di Indonesia masih lelap tertidur sehingga hubungan komunikasi masih sangat lancar.

Sumber:ono w.purbo


Inti Langkah Instalasi & Setting Linux Mandrake 8.0

November 17, 2008

Tulisan ini berusaha mendokumentasikan beberapa inti langkah yang perlu di perhatikan dalam menginstalasi & setting Linux Mandrake 8.0. Mengapa Linux Mandrake 8.0? karena Mandrake 8.0 ternyata paling mudah dioperasikan dibandingkan distribusi Linux lainnya & dapat membuat orang tergila-gila Linux.

Tujuan Tulisan

  • Dibuat hanya point utama aja, agar mudah bagi orang untuk mengingat. Jadi memang bukan    berupa tulisan panjang lebar.
  • Dapat digunakan untuk materi training Linux, mulai dari beginner s/d advanced.

Kebutuhan Alat / Material

  • CD 1 Linux Mandrake (minimal)

  • CD 2 Linux Mandrake (kalau ada lebih baik, bisa experimen lebih banyak)

  • PC sebaiknya Pentium II 100Mhz ke atas.
  • Memory sebaiknya 64Mbyte, bisa dipaksa di 32Mbyte tapi anda akan cukup sengsara.
  • Harddisk minimal sekitar 2Gbyte (kalau hanya Linux), kalau ingin dual boot Linux & Windowz sebaiknya minimal sekitar 3Gbyte.

Pra-Instalasi Linux Mandrake

Tujuan:

  • Boot dari CDROM.

Langkah:

  • Siapkan BIOS agar booting dari CDROM.
  • Jika BIOS di password, buat boot disk dari CD 1 Linux Mandrake. Gunakan /dosutils/rawrite.exe & write ke disket file /images/cdrom.img. Boot komputer menggunakan boot disket tsb.

Tujuan:

  • Kosongkan partisi atau sisakan partisi untuk Linux (dengan filesystem ext2).

Langkah:

  • Jika ingin semua harddisk untuk Linux. Biarkan harddisk apa adanya, kita akan mempartisi dari Linux.
  • Jika anda ingin dualboot. Gunakan fdisk, partisi Windows secukupnya, kosongkan partisi untuk Linux, jangan di partisi sama sekali oleh fdisk. Install Windows selengkapnya sebelum install Linux.
  • Jika anda ingin dualboot, tapi semua partisi sudah terisi Windows. Resize partisi menggunakan Partition Magic, sebelum install Linux.

Instalasi Linux Mandrake 8.0

Tujuan:

  • Install Linux ke harddisk.

Langkah:

  • Boot PC dengan CD 1 Mandrake di drive.
  • Hampir semua pilihan tinggal di OK-kan.
  • Kesalahan fatal yang sering dilakukan adalah men-set password root & melupakan password root tadi kekekekekek …..
  • Pilih Instalasi Expert (supaya banyak software tambahan yang di install).
  • Partisi minimal sekali / 1.5Gbyte, swap 64Mbyte, sisanya untuk /home. Jika anda ingin menyelamatan data-data, ada baiknya dibuat partisi /var.
  • Pilih software package yang sesuai selera. Pada saat pemilihan paket, jangan lupa install Gnomba (untuk network neighbourhood).
  • Setting Network – biasanya minimal sekali dial-up networking (kalau PC anda stand alone).
  • Setting Video – paling aman memilih monitor: Non-interlaced SVGA, 1024×768 at 60Hz, 800×600 at 72Hz kalau anda tidak yakin tentang monitor anda.